Bangkok, Thailand

Selamat hari Minggu. Setelah tertunda berhari-hari, saia kembali menulis blog ini. Kali ini saia akan bercerita tentang kelanjutan perjalanan dari Khao Yai kemarin. Dari Khao Yai, saia dan temen-temen melanjutkan perjalanan ke Bangkok. Di Bangkok, kami nginep di The Berkeley Hotel Pratunam. Cerita tentang hotel ini saia akan tuliskan terpisah ya.

Di Bangkok, saat tiba kami langsung ke hotel dulu, setelah itu jalan-jalan. Kebetulan hotel tenpat kami nginep berada di dekat pusat-pusat perbelanjaan. Kami makan malam di Neon Market. Kami keliling-keliling cari makan dan tiba-tiba ada orang yang bilang : halal…halal food, maka kami langsung melipir ke resto itu.

Di atas adalah salah satu contoh makanan yang kami pesan. Ada beberapa makanan lain yang ga kefoto. Saia gak makan tomyum yang ada di sebelah kanan bawah ya, karena itu seafood, jadi temen-temen lain yang makan dan tidak mengecewakan.

1BCFFDF0-4CD3-4E6A-BBE8-7D14C2679972
Makan malam

Saya pesan minuman manggo fresh atau apalah ya itu namanya, rasanya manis dan enak yah menurut saia. Harganya juga ga gitu mahal. Nasi 4, sayur 2 jenis, tomyum, beef, manggo fresh 4 dan 1 coconut 1436 bath.

1B2F366B-0AF9-46F8-8AFD-31F125888562
Manggo fresh

Sehabis makan ya seperti biasa keliling pasar dan pasti ada ajaaa gitu yang dibeli.

Suasana selalu ramai dan hidup di kota Bangkok. Sampai malam masih jalan-jalan keliling.

Berikutnya, kami pergi ke Wat Pho dan Wat Arun. Di Wat Pho ada sleeping Budha yang terkenal itu. Biaya masuk Wat Pho 200 bath/orang. Harus pakai pakaian yang sopan menurut tata krama mereka. Disediakan semacam sarung bagi yang memerlukan alias pakai celana pendek, rok pendek dan yang sejenis itu.

3DDDE04A-581B-4259-87BD-17223A7A229C.jpeg
Gegayaan dulu
ABD5D085-19D4-42EE-A9A3-A6466BBF8A19
Sleeping Buddha

Dari Wat Pho kami ke Wat Arun. Naik kapal selama kurang lebih 2 menit dengan harga 40 bath/orang. Biaya masuk Wat Arun 50 bath/orang.

Disini juga foto-foto. Oiya, disini juga harus pakai pakaian sopan menurut tata krama mereka yaa dan ga gratis kyak di Wat Pho. Bayar 20 bath plus deposit 100 bath. Depositnya dibalikin nanti waktu ngebalikin sarungnya.

Dari Wat Arun balik lagi ke kota. Jalan-jalan lagi ke deket-deket hotel aja.

Besoknya, kami berencana pergi ke floating market. Ada floating market yang udah diinginkan dan pesan grabcar. Nah, si driver ini menyarankan untuk ke floating market terbesar di Thailand. Kata driver ini juga, perjalanan sekitar 1 jam karena berada diluar kota Bangkok. Dia jug minta tarif 1200 baht aja. Kita sih ok-in aja waktu itu. Sampai di floating market yang bernama Damner Saduak, saia shock karena biaya masuknya 1000 baht, kalau ikut atraksi bersama hewan 2000 baht. Dalam hati mau cancel aja tapi masa udah jauh-jauh (ternyata 2,5 jam) langsung cuss sih, jadi ya udah deh lanjut aja walau hati mangkel.

Jalan-jalan pakai perahu menyusuri perairan yang dikelilingi oleh orang-orang yang berjualan.

Saia gak beli apa-apa karena menurut saia harga barang-barangnya mahal. Kami juga sempet beli foto dengan menawar dari 300 baht ke 150 baht.

31B52105-155A-4CFD-BBDD-CC94BE28891F
Kenang-kenangan

Kami juga sempet beli coconut ice cream seharga 60 baht.

Nahh ada cerita nih dibalik si floating market ini. Ternyata oh ternyata kami ditipu. Mulanya ada temen yang googling tempat ini, kenapa kok review-an nya lebih kecil dibanding tempat yang seharusnya kami tuju. Saia pun jadi ikutan penasaran tentang tempat ini dan ternyata banyak yang tertipu. Saia baca, kalau mau ke tempat ini dari Bangkok, ada hotel menyediakan paket tour termasuk transportasi pp dan biaya masuk sebesar 390 baht saja!!!!!!!!!!!! Yukkk mareeeeeeeeee kita jadi kezel tingkat dewa. Bener-bener tertipu!!! Pelajaran untuk para traveler supaya ga percaya gitu aja sama driver taxi disana (kami pakai taxi online yang wujudnya taxi bukan mobil pribadi kyak di Jakarta) dan banyak-banyak googling. Trus, kalau udah mau ke tempat yang kita tuju, tetep teguh pendirian, jangan mau terbujuk rayu oleh siapapun juga!

Dengan hati mangkel, kami lanjut perjalanan ke Chatuchak market. Market yang hanya buka waktu weekend aja ini sangat ramai.

Dari Chatuchak cari makan di mall. Saia beli sate ayam tapi rasanya kurang enak ya menurut saia.

B8D90C41-4409-4430-9C52-9EF721D6C736
Sate ayam

Sekianlah cerita saia mengenai perjalanan Bangkok kemarin. Ini adalah kali ketiga saia kesini. Untuk cerita lainnya yang tentang Bangkok ada di blog saia yang sebelumnya yaa.

Published by

Unknown's avatar

My Journey My Story

Hobi menulis, traveling dan membaca buku. Memiliki cita-cita melihat berbagai bagian dunia dengan lebih dekat.

Leave a comment