Melaka

Dirgahayu Republik Indonesia ke 78…yeaaayyyy….hari ini saia cerita tentang Melaka. Ya, saia ke Melaka tanggal 13-15 Agustus 2023 yang lalu, foto-fotonya dapat dilihat di IG : @myjourneymystoryblog atau tiktok : @myjourneymystoryblog yaa karena lagi ga bisa upload foto di blog ini.

Saia naik penerbangan Batik Air jam 6.15 pagi. Lumayan dapat 2 buah roti dan segelas air mineral. Sampai di bandara KLIA dijemput sama temennya temen, kita diajakin jalan-jalan sesuai dengan rencana, yakni ke Batu Caves dan Petronas. Makan dengan gahar (karena laper) di KLCC di restoran Thailand. Biasanya saia ga cocok sama makanan di Malaysia, eh, ini cocok loh, apa karena udah laper banget kali yaa…haha

Setelah dari KLCC, menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam menuju Melaka. Sebelum berpetualang, ke hotel dulu. Kami ada berempat ya, tiga dewasa dan 1 anak. Hotelnya di Heritage Imperial Hotel-Melaka, hotel bintang 4 (waktu saia tanda tangan terima kunci disitu dibilangnya hotel bintang 5), kami dapat tipe kamar Senator Room, sepertinya kamar satu-satunya yang gede deh karena yang lain saia lihat ga ada tulisan “Senator Room”. Bayar pajak RM 24 di resepsionis hotel.

Jalan-jalan di hari Minggu malam ke Jonker Street. Ramai pakai banget, makan malam juga di sekitaran jalan jonker itu, di resto ala ala western lah, enak makanannya, tapi karena sepertinya saia masuk angin, makanannya ga abis…hehe

Besoknya, hari Senin, rencana mau ke museum-museum yang ada di Melaka. Foto-foto di Gereja Merah (Christ Church) dan spot-spot lainnya di sekelilingnya. Saia pernah nonton di vlog salah satu youtuber kalau hari Selasa, semua pada tutup, tapi kenyataannya dan setelah tanya ke orang lokal sana, tutupnya setiap hari senin sodara-sodara!!! Alhasil ga jadi deh ke museum dan ke tempat-tempat wisata lainnya karena semuanya pada tutup. Jadinya jalan-jalan dan foto-foto sekitaran tempat-tempat wisata, cobain cendol, belanja oleh-oleh dan menikmati pemandangan yang sepi di kota Melaka. Oiya, kami juga nyobain naik Melaka River Cruise. Dewasa bayarnya RM30 dan anak-anak RM25.

Hari Selasa, siap-siap dijemput menggunakan airport transfer (pesannya di https://www.mycab2klia.com/) jam 10 pagi untuk penerbangan jam 14.05. Perjalanan kurang lebih 2 jam dan sampailah di KLIA. Pulangnya menggunakan Batik Air lagi, tapi jangan sampai salah counter check-in ya, karena kami salah tunggu, malah ke counter G yang harusnya ke counter A. Jadi, Batik Air itu ada yang Batik Indonesia dan ada yang Batik Malaysia. Sekian cerita saia.

Sampai jumpa lagi di cerita selanjutnya.

Published by

Unknown's avatar

My Journey My Story

Hobi menulis, traveling dan membaca buku. Memiliki cita-cita melihat berbagai bagian dunia dengan lebih dekat.

Leave a comment