Selamat hari Pancasila. Tiket adalah bagian penting dalam setiap perjalanan. Gak ada tiket, perjalanan hanya mimpi. Walaupun ada juga cerita-cerita mengenai orang yang melakukan perjalanan tanpa tiket, tapi itu adalah suatu keberuntungan yang mungkin tidak semua orang memilikinya.
Kali ini, saia ingin membahas mengenai penipuan dalam pembelian tiket online. Kebetulan, sore tadi dengar cerita tentang orang yang tertipu dalam pembelian tiket. Nyesek banget pasti rasanya.
Membahas tentang penipuan tiket, saia sendiri pernah mengalaminya, tapi tidak sampai tertipu. Ceritanya, saia ikut salah satu group jalan-jalan populer. Pernah nulis post dan komen juga. Gak berapa lama, muncullah friend request yang saia sendiri tidak kenal. Rata-rata para traveler kalau dilihat dari home fb-nya. Ada 1 penjual tiket online yang kalau saia lihat postingannya, bukan tipe penipu. Saia juga pernah pesan tiket dari dia dan ok. Jadi, ini adalah penjual yang amanah. Berikutnya, ada semacam fb dari salah satu travel agent yang lumayan populer sekarang ini tapi dulu saia belum pernah dengar, add saya sebagai friend. Karena ada hubungannya dengan traveling, maka saia accept. Kebetulan juga waktu itu ada rencana ke Singapore dan nanya harga tiket sama dia. Harganya murahhhhh banget. Padahal pas hari libur gitu. Misalkan normalnya bisa 2jutaan, kalau di dia itu hanya 600rban klo ga salah. Trus, harga tiket anak setengah harga tiket dewasa. Transfernya bukan ke nama perusahaan (karena fbnya atas nama perusahaan) tetapi ke personal bank.
Sebagai orang yang sudah makan asam garam dunia per-traveling-an (asheeeeekkkkk….wkwkwkk) dan kebetulan saia orangnya sangat perhitungan dalam soal duit apalagi klo duit buat traveling, pasti saia super duper pelit klo emang niatnya backpackeran ga bakal mau selisih serupiah pun….hahahhahaa (kecuali klo ga niat backpacker, tiket berapa aja asal udah NIAT BANGET pasti tanpa pikir panjang langsung booking). Nah si akun fb yang ternyata akun bodong ini menimbulkan kecurigaan saia. Saia sih suka hal-hal yang murmer, tapi klo murmer gak masuk akal, ya ga suka!!! #galak.
Niat awal ke Singapore mau backpackingan alias pake koper juga sihh, tapi maunya tiket murmer karena kan udah sering kesana, jadi gak mau yang premium. Nih tiket yang ditawarin si fb bodong kok murah amat, ke rekening pribadi dan contactnya masa ke nomor hp. Saia langsung telpon maskapai tersebut. Si admin fb bodong itu bilang harus dibayar dalam waktu 1 jam. Sempet nelpon juga dan logatnya itu masih kental dari daerah Indonesia yang sebelah sana deh pokoknya. Seperti masih terbata-bata menggunakan bahasa Indonesia. Apa iya ada call center maskapai yang menjelajah internasional punya CS yang maaf banget aksennya kental banget dari daerah tersebut.
Akhirnya saia cari di om gugel, nomor telepon CS maskapai yang dimaksud. Si mbak-mbak CS beneran yang saia telpon, cek bookingan dengan nomor booking yang saia sebut. Hasilnyaaaaaaaa??? Ya..ada nomor bookingan saia itu, tinggal bayar. Saia tanya, bayarnya ke account pribadi? Kata mbak-mbaknya, ke rekening perusahaan. Si mbak-mbak kyaknya udah curiga gitu, saia kena tipu. Saia tetep cool. Saia tanya, totalnya berapa? Kata dia klo ga salah 2jtaan atau 4jutaan gt deh buat berempat…si penipu suruh tranfser 1jutaan klo ga salah yaa. Si mbak-mbak CS bilang, jangan transfer ke rekening pribadi mbak, itu penipuan. Okk, makasih mbak.
Singkat cerita, si penipu itu telpon-telpon terus, tapi saia gak angkat. Dia sms dan tanya kenapa ga diangkat. Saia balas aja, anda penipu. Eh, dia bales, katanya dia ga nipu, saia telah menuduh dia dan bla bla bla….pake sok-sok ngancem segala. EGP!!!! Sana dah ke laut aja berenang-renang sampai ke tepian…hihihihi.
Akhirnya tuh fb bodong saia block. Saia jadi anti sama tuh travel agent. Tapi saia penasaran juga. Travel agent yang asli sih ga masalah ya, emang dasar penipu suka bikin perkara deh.
Jadiiiiiiiii, supaya ga tertipu, usahain cari aja sendiri atau dari travel agent online yang memang sudah kredibel seperti Traveloka, tiket.com, dll. Jangan mudah percaya dengan orang yang nawarin tiket lebih murah, apalagi murahnya gak masuk akal. Logika aja sih, emang keuntungan agent dari 1 tiket itu bisa 1 juta? Kan nggak. Jadi ga mungkin harga tiket normal 5 juta, jadi 3 juta misalnya, gak mungkin banget, memang agent mau nombokin yang 2 juta? Saia pernah juga jadi agent travel online kecil-kecilan, saia kasih tau ya, untungnya dikit…pernah untung 3000 perak aja dari 1 tiket. Tapi, ya ga tau lah klo agent besar. Tapi ya nggak mungkin berjuta-juta juga per tiket untungnya.
Jadi, buat para pencari tiket, belilah tiket di tempat yang TERPERCAYA. Jangan beli pada orang yang baru kenal di fb, ga jelas, dll. Kalau gak ngerti, tanya temen yang tau. Klo gak punya temen, datang langsung ke travel agent deket rumah. Tadinya mau untung malah buntung.
Buat para penipu, kasihanilah mereka yang kalian tipu. Kalian gak tau kan, mereka beli tiket karena ada urusan mendadak keluarga misalnya atau urusan penting lainnya. Ada mungkin diantara para pembeli itu, seseorang yang meminjam uang untuk beli tiket karena urusan penting, anak-anak yang patungan untuk orang tuanya, orang yang menabung dengan sepenuh hati, dll. Jangan cari uang dengan menipu orang lain. Nanti suatu saat nanti, semua perbuatan kita akan kembali ke kita. Apa yang kamu tabur, itu yang akan kamu tuai.
Sekian dulu sharing cerita hari ini. Semoga berguna bagi para pembaca untuk tidak mudah tergiur tiket murah.
