Lucerne, part of my journey

Yihaaa….dari Engelbert mari kita berangkat ke Lucerne (Luzern). Disini banyak orang berpisah karena melanjutkan perjalananannya, contohnya ada temen tour yang lanjut ke Basel dan saia n temen-temen ngelanjut ke Italy.

20161015_171626
Waktu mau masuk ke kota Lucerne (Luzern). Jalanannya tidak sebesar di Jakarta, tapi rapih dan bersih.
20161015_172515
Foto di depan danau kota Lucerne. Ada bendera Swiss.
20161015_172455
Ada semacam bianglala deket danau di Lucerne

Gak banyak yang bisa diceritakan di Lucerne ini. Kalau tidak salah ingat sih waktu itu nginepnya di Lucerne. Waktu yang begitu singkat membuat saia jadi gak bisa explore lebih lagi. Kotanya indah banget dan mengesankan sih menurut saia. Sedihnya ya ketika pisah dengan teman-teman tour yang selama seminggu lebih udah menjadi seperti keluarga sendiri.

20161015_173903
Begaya depan danau di Lucerne
20161014_190149
Perpisahan yang mau gak mau ya harus mau…hiks…sedih dehh….

Foto-foto yang lainnya, seperti biasa, lihat di facebook. Ada bangunan sepert Masjid yang bagus banget. Tadi saia cari-cari filenya di kompi seperti tak terlihat, mungkin karena ada ribuan foto yang ada jadinya kelewat. Juga ada foto-foto sesama temen-temen tour di depan bangunan. Ntar deh saia cari-cari lagi trus diupdate yaahhhh….*semoga aja inget :p

Walaupun Lucerne sepertinya hanya sepintas lalu, tapi Lucerne merupakan bagian dari perjalanan saia di negeri impian, Swiss. Jika Tuhan saja dapat membuat saia menggapai impian ke negeri impian saia ini, kenapa tidak mungkin Tuhan akan membuat saia kembali menginjakkan kaki di negeri penuh pesona ini?

Advertisement

Mt. Titlis, Engelbert, Switzerland

Holaaaa…yukk mareeee kembali membahas salah satu kota di negara impian saia, Swiss, yakni Engelbert.

cropped-cropped-img-20161019-wa0253
Bergaya di depan tulisan Mt. Titlis

Mt. Titlis ini adalah pegunungan bersalju yang sepertinya saljunya gak ada habis-habisnya. Berikut beberapa foto ketika saia ada di Mt. Titlis. Maafkan saia yang terlalu narsis. Foto-foto lengkapnya tentu saja ada di facebook saia tercinta,,,,hihihii. Untuk yang di insagram, gak semua foto-fotonya ada dikarenakan di insta adalah foto-foto pilihan menurut saia. Yuk cek dan ricek yaa…

20161015_144755
Bahagia banget bisa megang salju lagi….hihihihi…putih bersih kyak kapas
20161015_135348
Pemandangan kota Engelbert dari atas cable car
20161015_144742
haaaaiiii….saia sudah berada di gunung Titlis, gunung yang penuh dengan salju putih
20161015_144455
Asliiiiiiii selain super dingin, kalau kesini lagi harus pake kacamata item nih
20161015_161507
Foto dari atas cable car. Fotoin cable car yang sedang akan lewat or sudah lewat. O iya, cable car disini pasti ada stiker bendera negara-negara di dunia di body cable car-nya. Kereen kaan.
20161015_140549
Seperti burem. Apa karena kamera fotonya kedinginan yahh…
20161015_161410
Pemandangan dari atas cable car. Kereeenn banget kaann…

Lihatlah foto super narsis saia di atas ini….hihihihi….Bahagia banget deh main-main di salju meski mata ga bisa diajak kerjasama saking dinginnya. Asliiiiiiiii deh, bener-bener harus pake kacamata item kalau datang kesini lagi.

20161015_161546
Bergaya di dalam cable car. Lihat style saia yang sedang bahagia ini…xixixi. Narsisnya saia si manusia tropis berkacamata, berambut panjang, bergigi behel bawah yang sangat falling in love dengan yang namanya dingin sehingga saia disebut si manusia kutub – *kata orang. Style : Long john, kaos turtle neck lengan panjang warna merah, Celana stocking yang beli di Korea (tebeeeellll pooll jadi ga kedinginan), Long coat, syal wool putih dan topi kupluk wool.
20161015_141943
Hamparan salju yang super duper dahsyat
20161015_153330
Fotoan di Ice Flyer bareng temen tour dari Abu Dhabi (warganegara Filipina) dan Pakistan. Sebenernya sih tadinya cuman barengan sama temen yang dari Abu Dhabi ini, tapi temen yang dari Pakistan ini juga mau ikutan. O iya, untuk naik Ice Flyer ini bayarnya Euro 12 dan untuk foto ini juga Euro 12. Saia gak beli foto ini, yang beli temen saia dari Filipina, namanya Jennifer. Jen beli ini dan saia disuruh foto aja dari foto yang dicetak dan dibeli sama dia. Ya sud, akhirnya saia foto deh ini foto cetakan yang dibeli oleh Jen.
20161015_140438
Cable Car di Mt Titlis. Ada dua bagian untuk naik ke atas. Untuk yang pertama naiknya bisa max 8 orang dan berikutnya bisa puluhan orang. Biaya masuknya all ini (gak termasuk Ice Flyer) Euro 80. Super mehong tapi worth it.
20161015_135751
Kyaaaaaaaaa….bahagia banget ngeliat ada cable car dengan stiker bendera Indonesia. Indonesia atau Monaco? yaahhh, sama ajalah…Indonesia sepertinya 😀
20161015_161732
Foto lagiiiiiiiiiiiiii cable car dengan stiker bendera Merah Putih

Rangkaian foto-foto dari atas Ice Flyer, Cable Car dan tentu saja di atas Mt. Titlis yang super duper putih seperti salju. Ya iyalah, emang salju semua sih….

Hamparan salju yang terbentang putih bener-bener bikin pengen balik lagi deh. Tapi, ya karena udah pernah kesini, ya kapan-kapan kalau dapat undian berhadiah pengen lagi lah datang kesini lagi. Gak nyesel deh datang ke tempat ini. Belum ke Swiss namanya kalau belum menginjakkan kaki di Mt. Titlis, Engelbert, Switzerland. Salah satu destinasi favorit. Oiyaa….ada something nih…hmmm,,,dimana yaaa fotonya….hadehh, saking banyaknya foto harus dicari-cari dulu sepertinya. Begini…hehehehe…ternyata banyak banget loh turis Indonesia yang datang ke Swiss, sehingga saia pernah lihat tulisan di poster gedeeee buat fotoan ala Eropa gitu pake bahasa Indonesia. Waaahhhh, ternyata orang Indonesia terkenal banget di Swiss ini karena banyak wisatawan yang datang. Jadi bangga nih. Di sana juga saia ketemu segerombolan orang Indonesia, entah itu family or rombongan teman sekolah, kantor, dll saia juga gak tahu.

Lihatlah lebih dekat, maka kamu akan tahu. Berpetualang dan merasakan sendiri pengalaman menginjakkan kaki di tempat-tempat baru yang mungkin hanya ada dalam angan-angan itu memiliki kebahagiaan tersendiri loh. Diceritain sama temen aja udah bahagia apalagi dikasih kesempatan untuk dapat benar-benar merasakan semua cerita itu….pasti bahagianya udah luar biasa banget kann….

Swiss, Negara Impian yang Tergapai

Hulaaaa…..kembali lagi dengan saia disini. Ini adalah kisah paling menarik menurut pandangan saia. Swiss atau Switzerland adalah negara impian sejak kecil. Tidak menyangka Tuhan mengizinkan saia untuk menggapai negeri impian ini 20 tahun sejak saia menggantungkan impian. Ya, setelah 20 tahun, Tuhan membuat saia menginjakkan kaki di tanah negara yang bernama Swiss.

Disini tidak mungkin tidak tersedia foto-foto menarik seperti cerita-cerita yang lalu karena saia mau menceritakan Swiss ini terbagi atas 2 kota yang saia singgahi yakni Engelbert Mt. Titlis, Engelbert, Switzerland dan Lucerne (Luzern) Lucerne, part of my journey.

Swiss adalah negara kecil yang sangat indah dengan mata uang Franc Swiss (CHF), salah satu mata uang yang kuat. Nilai tukarnya beda tipis dengan Euro. Di Swiss apapun mahal tidak ada yang murah bagi saia sang wisatawan pas-pasan. Melihat Swiss, saia bener-bener terkagum-kagum, gak nyangka aja impian seorang anak kecil di tahun 90an yang lalu bisa jadi kenyataan. Saia menginjakkan kaki di SWISS…iyahh…SWISS!!!

20161016_091934
Pemandangan di negara Swiss
20161016_104130
Hijaunya pegunungan di Swiss
20161014_152906
Tanahnya hijau yang sangaaaatttt luaaasss
20161015_165738
Suka banget sama pemandangannya

Banyak banget foto-foto kerennya. Seperti biasa, gak bisa semuanya ditampilin di halaman blog ini dikarenakan keterbatasan…hehehehe…alesan ajaaahh :p kalau mau tau lebih lengkapnya bisa liat di facebook saia sepert biasa.

Tidak banyak kehidupan yang saia lihat karena keterbatasan waktu di Swiss. Saia tidak tahu sekolah, rumah sakit ataupun kegiatan orang-orang di Swiss. Jika suatu saat nanti saia diijinkan kembali untuk mengunjungi negara impian saia ini, pastinya saia akan sangat bersuka cita dan ingin explore lagi dan lagi sendi-sendi kehidupan di Swiss.

Swiss terkenal bankir yang TOP dimana negara ini melindungi aset kekayaan siapapun yang menyimpan harta kekayaannya di negara kecil mungil ini. Negara ini sangat kaya, teramat kaya menurut penilaian saia. Suasana juga damai, sepertinya kehidupan begitu tenang dan tidak ada gangguan apapun.

Bulan Oktober adalah musim gugur. Udara cukup dingin bagi saia sang manusia tropis. Berhubung saia sangat bahagia jika di daerah dingin, tidak ada kesulitan beradaptasi yang berarti untuk saia. Walau hanya singkat tapi banyak hal yang saia pelajari dari negara kecil ini.

Negara kecil yang kaya dan makmur. Penduduknya hidup teratur dan tenang. Tidak ada keributan atau huru hara. Tidak ada kemacetan ataupun polusi kendaraan. Udara sangat sejuk dan bersahabat. Benar-benar negara impian yang sangat saia impi-impikan.

Swiss. Negara tempat cita-cita keluar negeri pertama keluar dari pikiran kecilku. Negara pertama yang dulu hanya ada dalam angan-angan. Gak nyangka ternyata angan-angan itu bukan sekedar angan-angan belaka tetapi benar-benar terjadi.

Swiss terkenal dengan banyaknya organisasi internasional seperti PBB bermarkas di negara ini. Pengen juga sih sebenernya melihat kota Jenewa or Geneva yang terkenal itu, tapi tak mengapa. Waktu itu kalau saia tidak salah ingat sih, tour masih lanjut ke Geneva, tapi karena saia n temen-temen akan melanjutkan perjalanan ke Italy, maka kami pindah ke tour yang lain.

SWISS. Tak menyangka saia dapat menginjakkan kaki di bumi SWISS. Tuhan mendengar angan-angan seorang anak kecil menjadi nyata. Waktu 20 tahun mungkin waktu yang lama bagi sebagian orang. Tapi menurut saia, menunggu 20 tahun itu adalah waktu yang tepat yang Tuhan tunjukkan bagi angan-angan anak kecil yang selalu memiliki harapan.