Liburan ke Brunei

Selamat siang di hari pemilihan kepala daerah hari ini. Kali ini saia akan bercerita tentang perjalanan ke Brunei tanggal 22-24 November 2024 yang lalu. Kok kepikiran mau ke Brunei sih? Sebenarnya sih karena mau menjelajah seluruh negara ASEAN dan Brunei ini yang belum. Akhirnya setelah batal waktu bulan kapan gitu di tahun ini juga karena tiba-tiba ada kesibukan, maka saia dan teman akhirnya ke Brunei.

Nyari-nyari tiket pesawat murmer dan dapatlah Air Asia (AA). Tadinya mau nyobain Royal Brunei, berhubung harganya lebih mahal sejuta, akhirnya ya naik AA. Saia cuti setengah hari karena AA berangkat jam 17.30 WIB. Perjalanan tiba lebih cepat dari waktu yang ditentukan dan di tengah perjalanan cuaca buruk dan pesawat goyang-goyang gitu. Deg-degan banget dan berdoa terus sampai akhirnya tenang kembali. Jadi inget pengalaman waktu pertama kali ke Manila tahun 2012 yang lalu, lebih heboh guncangannya dan lama banget lagi. Itu juga udah doa-doa terus dan satu pesawat semua melayangkan doa.

Tiba di Brunei, saia ga kaget sih melihat sepinya bandara karena udah baca-baca pengalaman orang dan juga liat di tiktok kalau bandaranya sepi banget. Oiya, saia ada kendala waktu di bandara karena belum isi kartu embarkasi elektronik, tapi temen saia ga isi selamat loh…haha, tergantung amal ibadah kali ya….wkwkwkk…di imigrasi cukup ramai karena ternyata dari Indonesia banyak banget yang mau kerja disana. Petugasnya cukup galak gitu, nanya mau kemana, trus bilang bayar 20 dolar gitu buat para pekerja itu, minta surat kerjalah, trus ada penumpang yang merupakan pekerja yang katanya mau ambil barang ke arah imigrasi, trus ditanya udah dicap belum, katanya belum, trus petugasnya bilang : jangan seenaknya kamu disini ya, disini ada aturan, jangan suka-suka kamu…saia yang lagi antri agak shock juga sih…haha

Setelah saia isi kartu embarkasi elektronik dan keluar imigrasi, saia lihat bandaranya memang kecil dan memang orangnya sedikit sekali. Saia dan teman ke counter taksi dan langsung deh naik bayar 25 dolar. Oiya, disini mata uangnya Dolar Brunei tapi bisa pakai Dolar Singapore ya karena ada perjanjian di antara mereka. Selengkapnya silakan googling.

Si driver taksi nawarin tour gitu, 35 dolar per jam dan minimal 2 jam. Wow, mahal banget kan. Ternyata dari airport ke tempat kami nginep yang namanya EZ Suites deket banget. Kyaknya ga sampai 10 menit sampai deh. Pokoknya cepet banget. Kata drivernya lagi, harusnya tarifnya itu 20 dolar tapi karena udah di atas jam 9 malam, maka jadi 25 dolar sampai jam 6 pagi.

Kami nginep di EZ Suites yang udah dibooking sebulan sebelumnya dengan metode pay at hotel. Dalam rupiah di invoicenya itu 999.999 konversi ke SGD jadinya SGD84. Tadinya kami bel-bel gitu, trus ada bule yang bukain pintu, kirain dia ownernya, taunya dia juga tamu. Sepertinya bel-bel yang kami bunyikan mengganggu dia. Akhirnya temen hubungi ownernya via WA. Pintu masuk pakai pin dan pintu kamar juga pakai pin. Kami bayar cash dan dikasih tau petunjuknya. Intinya mudahlah.

Malam itu kami cari-cari nih tempat sewa mobil yang murah, tapi kok ya mahal semua…haha…besok paginya kami jalan dan sarapan di McD. Temen wa ownernya dan dia ngasih harga sewa mobil 120 dolar dari tanggal 23-24 Nov dari jam 10 pagi sampai 7 malam keesokan hari (sampai airport). Kami tawar jadi 100 dolar dan dia mau. Btw, disini ga ada grab, uber, dll ya, adanya Dart. Saia udah download Dart tapi ternyata harus pakai sim card sana sedangkan saia beli wifi dari Jakarta. Untung aja ga beli sim card, saia baca-baca, Dart juga mahal dibandingkan sewa mobil yang 100 dolar itu.

Kami berjalan-jalan dan nyobain berbagai makanan berdasarkan rekomendasi dari si owner. Asli baik banget itu owner. Nyobain apa aja, bisa cekidot di youtube dan tiktok saia ya. Harga bbm juga murah banget, lebih murah dari air mineral. Kami isiin bbm 15 dolar (soalnya ga enak kan udah pake mobilnya masa ga diisi seperti semula), itu bisa dipakai sampai hampir 300 km perjalanan loh. Murah banget kan.

Kami menjelajah berbagai macam tempat bahkan sampai ke luar pulau, nyobain makanan khas mereka, hujan-hujanan ke kampung air, pokoknya semua yang direkomendasiin kami ikuti deh. Bisa cek di youtubenya ya. Total all in untuk 3 hari 2 malam kurang dari SGD 150 (termasuk hotel, makan yang terus menerus, bensin, dll). Disini masuk museum gratis, ga ada parking fee, ga ada toll fee, semuanya gratis. Oiya, tapi waktu ke Regalia karena wisatawan bayar 5 dolar per org dewasa dan 2 dolar kalau anak-anak, tapi kalau warganegara Brunei gratis.

Jadi kira-kira pengeluaran selama disana untuk 2 orang :

  1. Taxi airport : SGD 25
  2. Hotel : SGD 84
  3. Sewa mobil : SGD 100
  4. Royal Regalia : SGD 10
  5. BBM : SGD 15
  6. Parkir Airport : SGD 2,4 (ini karena kami masuk ke area parking P1 yang ternyata berbayar dan baru tau kalau memang ada juga parking berbayar…haha)
  7. Perahu : SGD 4 (ini biaya pp waktu ke Kampung Air)
  8. Makan di Jing Chew : SGD 5,1 disini kami pesan roti kacang kahwin dan roti keju, minumnya semacam teh dan air mineral. Roti kacang kahwin itu kalau disini isinya kyak martabak kacang rasanya juga mirip
  9. Adresto : SGD 11 kalau ini resto yang ada di Kampung Air. Kami makan nasi katok, soto ayam (mirip soto mie), ambuyan (atau apa gitu namanya mirip papeda dengan saos duren dan mangga), ice milo, teh O atau apa gitu nama tehnya…haha, sate ayam 2 porsi (1 porsi isi 3 tusuk)
  10. B Smile : SGD 24,6 disini makan laksa (temen), saia makan nasgor american style (ini maksudnya nasgor yang porsinya banyak banget cucok buat saia yang tampang kecil tapi makannya banyak wkwkkk dengan ayam fried chicken kecil 2 dan sosis), mie mamak (kyak mie aceh), ice milo dan teh O. Orang restonya sampai bilang, awalnya dia heran, kok ini pesenannya ada 3 padahal orangnya hanya dua. Gak tau dia kalau nih dua orang kecil-kecil makannya banyak
  11. Martabak : SGD 5 kalau ini mirip telor yang dikasih tepung aja sih dengan dikasih saus kari gitu
  12. Mc D : SGD 3,8 kalau temen SGD 3,5 kami pilih yang breakfast menu
  13. Soto Pabo : temen SGD 7,9 dia makan soto dan teh O sedangkan saia hanya SGD 1,8 karena hanya pesan Bandung Ice. Tadinya mesen waffle tapi orangnya lagi ga ada jadi cancel.

Nah jadi intinya sekian pengeluaran kami. Oiya, saia beli oleh-oleh sekitar SGD 35 itupun sepertinya yang ada di Jakarta juga karena ga tau mau beli apa, semuanya kayaknya ada di Jakarta. Gak ada makanan khas yang bisa dibawa. Saia ngabisin dolar Brunei beli apa aja yang bisa dibeli, intinya saia hanya ngeluarin duit SGD 50 buat hal-hal semacam itu. Jadi, uang saia yang keluar kira-kira hanya SGD 200. Satu lagi, belum termasuk tiket pesawat pp AA sekitar 2,5 jutaan. Mau ke Brunei? Cobain deh, dua hari cukup

Sewa Mobil di Malaysia dengan Socar

Selamat sore menjelang malam. Mumpung ada waktu nulis nih, mau nulis pengalaman sewa mobil di Malaysia. Saia sebelumnya cari-cari info juga trus nonton video di youtube, tapi saat itu belum ada yang pas di hati…hehe….jadi disini saia mau cerita selengkap-lengkapnya ya.

Jadi ceritanya di tahun lalu, saia dan gankz mau jalan-jalan untuk yang kesekian kalinya ke Kuala Lumpur. Nanya-nanya sama temen yang pernah stay di KL dan dia bilang pakai aplikasi Socar aja. Waktu itu saia cari-cari videonya dan nemu sih. Hanya informasi yang terbatas membuat saia mikir berkali-kali. Tahun lalu jadilah saia dan gankz menggunakan jasa temennya temen di KL sampai dianter ke Melaka. Di Melaka, kami menggunakan grab dan murah saja. Kemana-mana hanya 5 ringgit (jarak dekat ya).

Tahun ini, rencana ke Malaysia, tapi ke Penang. Sebelumnya melipir ke Singapore dulu, mau lihat jewel. Berkali-kali ke Singapore belum kesampaian mau fotoan di jewel, jadi kali ini kudu kesana. Jadilah kami berempat tanggal 6-8 Oktober 2024 melipir sebentar ke Singapore setelah itu menuju Penang. Saia gak niat belanja apa-apa di Singapore, liat-liat jewel aja, tapi dasar ya,,,,niat itu hanya sekedar angan-angan belaka karena saia beli tas!!!! huhuhuhu, entah mengapa saia suka banget sama yang namanya tas, kalau udah ada yang ditaksir, itu tas kayak manggil-manggil buat dibeli. Alhasil saia beli deh 1 tas di Singapore 😀

Langsung ke cerita penyewaan mobil aja ya, jadi saia udah pesen Socar dari Jakarta melalui aplikasi Socar beberapa hari (or minggu) sebelum keberangkatan. Caranya gimana? gampang banget. Pertama, download dulu aplikasi Socar ya. Saia download di android, karena hp ios buat kerja. Nah, setelah download, akan ada upload dokumen yang harus dipenuhi, yakni sim yang kita miliki (sim Indonesia), paspor, foto diri dengan paspor trus face verification. Intinya kita harus tunggu sampai keempat hal tersebut approved. Kalau belum terverifikasi alias disuruh ulang, ya ulang aja ya sampai akhirnya semua berhasil verifikasi.

Setelah berhasil verifikasi, baru deh kita bisa pilih-pilih mau mobil yang mana. Ada perlindungan ekstra semacam asuransi yang kudu dibayar, trus ada pilihan terkait dengan bensin dengan jarak berapa yang akan digunakan. Kemarin saia pilih yang 100 km, jika lebih dari 100 km akan dicharger per km itu misalkan 0,5 ringgit (lupa euy berapa tepatnya). Pilihannya ada 3 ya, 20 km, 50 km dan 100 km (kira-kira begitu, untuk lebih lengkapnya bisa cek di aplikasi). Kita bisa juga pilih mau pick up dan drop off dimana. Berhubung saia orangnya gak mau ribet, maka saia pick up dan drop offnya minta ada yang datang dan ambil, nah untuk hal ini nambah biaya per pick up 19,9 ringgit dan drop off 19,9 ringgit juga. Kenapa gak mau ribet? karena saia males gitu datengin dan mulangin ke tempat yang saia ga paham juga pastinya ya trus kami kan sampainya udah malem, jadi ngebayangin harus jemput mobil di tempat pick up nya, seperti males gitu, makanya milih dianterin tepat di depan mata.

Saia kemarin itu milih Toyota Yaris karena itu mobil yang sepertinya cocok dengan jadwal kami. Dianter sama mbak-mbak dan saia foto serta videoin mobilnya. Segala goresan, kerusakan, dll difoto sebagai bukti. Trus saia juga minta diajarin sama mbak-mbaknya gimana caranya buka tempat bensin, trus hal-hal yang ada di mobil itulah intinya. Setelah mobilnya ok, akhirnya kami cuss deh. Btw, disini ga perlu sim internasional ya, cukup sim Indonesia tercinta aja. Tapi, saya tetap bawa sim internasional saia juga sih buat jaga-jaga tapi ya ga kepake sih. Isi bensin di Penang itu self service. Sempat bingung kan, trus manggil aja petugas yang ada di depan kyak minimarket, diajarin sama dia trus kami isi full tank deh. Kalau dipikir-pikir lucu juga kami bingung-bingung di pom bensin.

Satu lagi keunggulan Socar, kita bisa reimburse ya bensin yang kita isi itu. Kita foto dan kirim melalui aplikasi dan akan jadi kredit di saldo Socar kita. Sayangnya saldo kredit tersebut tidak dapat diuangkan ke Bank yang tidak terbit di Malaysia, makanya saia punya kredit di Socar Wallet deh. Eh, ini udah berapa step tadi ya….hehe….ok, berikutnya ya tinggal jalan aja sih.

Gimana cara buka mobilnya? nah ini yang keren, ga pakai kunci alias keyless ya. Jadi, nanti ada kyak gembok kebuka gitu di aplikasi (saia udah videoin nih cara buka kunci, cek youtube ya) dan nanti akan terbuka mobilnya. Jangan lupa, semua perlu koneksi internet dan bluetooth ya. Awal-awal saia diajarin sama mbak-mbaknya, mbak-mbak itu nanya, pakai ios atau android? saia bilang android, trus katanya dia gak paham karena pakai ios. Trus kami berdua utak atik aplikasi saia, kok ini mobil gak mau kebuka juga. Dalam hati, wahh siaullll tau gitu saia download aja nih aplikasi di ios. Seaking hampir putus asa sampai chat ke CS karena pintu mobil ga mau kebuka dan ga ada tombol kunci di aplikasi saia, tapi CS nya juga belum respon. Setelah kurang lebih setengah jam bingung-bingung gak jelas, ternyata masalahnya adalah………..saia belum nyalain bluetooth!!!!!!!!!

Ada mobil artinya perjalanan jadi lebih mudah. Oiya, di Socar gak boleh ganti pengemudi ya, harus sesuai dengan yang ada di apliasi. Kyaknya kalau melanggar ada hukumannya deh tapi gak tau apa. Jadinya saia supir di negara orang :D. Di Penang sepi banget, jarang yang klakson trus kalau mau muter or belok, lama banget, nunggu sampai bener-bener sepi. Kalau di Jakarta, langsung bablasss aja kan…wkwkwk…..

Sekian cerita tentang penyewaan mobil menggunakan aplikasi Socar. Kalau ada pertanyaan, silakkan ditanyain ya. Oh ya, pas balikin, saia balikin di valet parking aja haha, bayar sejam 10 ringgit karena kata orangnya, taro dimana aja yang aman. Saia pikir ini aman lah ya, trus bilang ke petugasnya kalau 15 menit lagi akan diambil sama yang punya. Semudah itu sewa mobil di Malaysia.

Singapore-Penang

Selamat siang para pembaca blog aku. Disini aku mau cerita tentang perjalanan ke Singapore dan Penang minggu lalu. Udah ada di youtube ya. Disana tersedia cerita terkait perjalanan selama di Singapore dan Penang. Waktu di Penang, kami sewa mobil melalui aplikasi Socar. Kalau ada yang mau tanya-tanya tentang sewa socar, bisa komen ya dan akan dijelasin sejelas-jelasnya. Tidak perlu punya sim Internasional, pakai sim Indonesia juga bisa. Gampang banget deh. Nanti tinggal download aplikasinya, masukin paspor, foto selfie bareng paspor, sim Indonesia dan satu lagi apa gitu, lupa, ada di aplikasinya deh. Nanti tunggu diapprove baru deh bisa pesan. Murah meriah banget.

Kalau ke Singapore, khusus mau lihat jewel aja sih. Selama ini kalau ke Singapore ga sempet-sempet ke jewel. Hanya itu aja.

Next trip mau kemana ya? stay tune yaa

Trans Studio Bandung

Selamat siang di hari yang indah dan cerah ini. Setelah berjuta-juta kali (ini lebay sih) ke Bandung dan pernah juga beberapa tahun tinggal di Bandung, pertama kali saia ke Trans Studio adalah pada tanggal 18 Desember 2023. Duluuuuuuuuu banget pernah ke Mall-nya pas baru buka, jadi belum ada Trans Studio. Harga Trans Studio Bandung waktu ke sana 300 ribu, tapi kalau pakai Allo Bank diskon 10%. Trus, ada paket hampers juga, jadi intinya kemarin berlima itu bayarnya Rp. 1.507.500 (sudah termasuk hampers yang di packing di tas transparan isinya bantal, boneka bear, kalender dan coffee cup ukuran sedang). Seru juga ya ada arena permainan indoor seperti ini, jadi gak panas kan…haha…maklum kalau panas, saia bisa meleleh kan.

Tempatnya bagus banget, mirip-mirip Universal Studio gitu. Tapi, sayangnya roller coasternya lagi ga berfungsi. Kata driver yang mengantar kami, udah lama banget ga berfungsi roller coasternya padahal itu iconnya ya.

Di akhir mau tutup ada semacam festival gitu, mirip-mirip Disneyland lah. Kalau ga salah buka jam 10 pagi, tutup jam 17.00. Oya, jumlah yang kami bayarkan tadi selain hampers juga dapat 10 tiket vip access gitu, jadi lumayan banget kan ga perlu antri…haha…pas antri di area mana gitu deh, saia lupa, disorakin karena kami langsung lenggang kangkung di vip access sedangkan mereka udah lama antri gitu kan…HAHA….

Bolehlah sekali-kali nyobain Trans Studio Bandung kann, masa ke Universal Studio dan Disneyland yang lebih mahal aja mau nyobain, kesini juga kudu nyobain kan….hehe….waktu kesana rameeeeeeeee banget karena sekalian sama anak-anak dari berbagai sekolahan yang lagi study tour….ada apa disana, nonton youtubenya aja yaa…

Whoosh

Selamat hari Kamis….mumpung lagi cuti, jadi bisas nulis lagi di blog ini. Sebenarnya ini cuti saia rencananya saia gunakan untuk ngerjain tesis, tapi di sela-sela nulis tesis, bisalah yaa nulis blog bentaran…hehe….hari Senin-Selasa lalu saia and the gank jalan-jalan ke Bandung via Whoosh…cepet banget sodara-sodara, hanya sekitar 29 menit saja. Berhubung disini ga bisa upload foto karena saia belum upgrade storage, nanti silakan liat di channel youtube saia saja yaa…

Kami mencoba kelas premium ekonomi seharga 200 ribu. Kalau weekend 250 ribu ya. Ayoo naik Whoosh mumpung belum naik. Dari Halim kami turun di Padalarang lalu melanjutkan naik feeder ke Stasiun Bandung Kota. Dari Bandung kami dijemput oleh driver yang sudah dibook sebelumnya. Pulangnya kami mau coba tidak pakai feeder, jadi langsung dari stasiun Padalarang ke Halim. Harus cepet-cepet ya karena hanya 2 menit saja berhenti di Padalarang untuk menuju Halim.

Kapan-kapan mau coba juga naik yang First Class dan Bisnis…Per hari ini harga First Class 600 ribu dan Bisnis 450 ribu. Boleh juga kan coba sekali-sekali ngerasain semua kelas. Keretanya nyaman dan enak banget, bersih dan terminalnya mirip-mirip bandara. Kita bisa ngantri untuk check-in sekitar 15 menit sebelum jam keberangkatan. Kalau lebih dari 15 menit, belum bisa dan cara check-in gampang banget, tinggal scan QR code dari HP.

Sekian cerita tentang Whoosh. Bagi yang belum pernah coba, cobain deh. Btw, banyak juga loh yang naik Whoosh ini, ngantrinya sampe panjang banget pas check-in, mungkin karena sudah liburan anak sekolahan ya. Feedernya itu jalan sekitar 10 menit sejak Whoosh berhenti di Stasiun Padalarang. Jadi, harus cepet-cepet ya. Bisa foto-foto juga, tapi jangan melebihi garis yang telah ditentukan. Ok, happy holidayyy readers.

Melaka

Dirgahayu Republik Indonesia ke 78…yeaaayyyy….hari ini saia cerita tentang Melaka. Ya, saia ke Melaka tanggal 13-15 Agustus 2023 yang lalu, foto-fotonya dapat dilihat di IG : @myjourneymystoryblog atau tiktok : @myjourneymystoryblog yaa karena lagi ga bisa upload foto di blog ini.

Saia naik penerbangan Batik Air jam 6.15 pagi. Lumayan dapat 2 buah roti dan segelas air mineral. Sampai di bandara KLIA dijemput sama temennya temen, kita diajakin jalan-jalan sesuai dengan rencana, yakni ke Batu Caves dan Petronas. Makan dengan gahar (karena laper) di KLCC di restoran Thailand. Biasanya saia ga cocok sama makanan di Malaysia, eh, ini cocok loh, apa karena udah laper banget kali yaa…haha

Setelah dari KLCC, menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam menuju Melaka. Sebelum berpetualang, ke hotel dulu. Kami ada berempat ya, tiga dewasa dan 1 anak. Hotelnya di Heritage Imperial Hotel-Melaka, hotel bintang 4 (waktu saia tanda tangan terima kunci disitu dibilangnya hotel bintang 5), kami dapat tipe kamar Senator Room, sepertinya kamar satu-satunya yang gede deh karena yang lain saia lihat ga ada tulisan “Senator Room”. Bayar pajak RM 24 di resepsionis hotel.

Jalan-jalan di hari Minggu malam ke Jonker Street. Ramai pakai banget, makan malam juga di sekitaran jalan jonker itu, di resto ala ala western lah, enak makanannya, tapi karena sepertinya saia masuk angin, makanannya ga abis…hehe

Besoknya, hari Senin, rencana mau ke museum-museum yang ada di Melaka. Foto-foto di Gereja Merah (Christ Church) dan spot-spot lainnya di sekelilingnya. Saia pernah nonton di vlog salah satu youtuber kalau hari Selasa, semua pada tutup, tapi kenyataannya dan setelah tanya ke orang lokal sana, tutupnya setiap hari senin sodara-sodara!!! Alhasil ga jadi deh ke museum dan ke tempat-tempat wisata lainnya karena semuanya pada tutup. Jadinya jalan-jalan dan foto-foto sekitaran tempat-tempat wisata, cobain cendol, belanja oleh-oleh dan menikmati pemandangan yang sepi di kota Melaka. Oiya, kami juga nyobain naik Melaka River Cruise. Dewasa bayarnya RM30 dan anak-anak RM25.

Hari Selasa, siap-siap dijemput menggunakan airport transfer (pesannya di https://www.mycab2klia.com/) jam 10 pagi untuk penerbangan jam 14.05. Perjalanan kurang lebih 2 jam dan sampailah di KLIA. Pulangnya menggunakan Batik Air lagi, tapi jangan sampai salah counter check-in ya, karena kami salah tunggu, malah ke counter G yang harusnya ke counter A. Jadi, Batik Air itu ada yang Batik Indonesia dan ada yang Batik Malaysia. Sekian cerita saia.

Sampai jumpa lagi di cerita selanjutnya.

Nicole’s Park Bogor

Selamat siang menjelang sore di hari yang agak mendung ini. Mendung tak selamanya hujan, seperti hari ini yang terlihat mendung tapi tidak terlihat hujan diluar. Tanggal 22 Februari kemarin, saia dan teman-teman bepergian ke tempat yang bernama Nicole’s Park di Bogor. Gak bisa upload gambar nih, karena sudah full kapasitasnya, harus upgrade dulu…hehe

Biaya masuk tanpa terusan cukup murah meriah, yakni hanya 30 ribu saja. Disini banyak spot-spot foto menarik yang instagrammable dan pastinya yang suka foto-foto betah deh disini. Waktu disana, turun hujan, tapi tak serta merta membuat pengunjung tidak bisa berfoto, justru tetap asik foto-foto. Hari Rabu yang seharusnya hari kerja, cukup ramai juga disana. Ada keluarga, sekelompok ibu-ibu (mungkin ibu-ibu pengajian atau dari kelompok arisan) dan lainnya mengunjungi tempat ini di hari Rabu tersebut. Untuk ukuran hari kerja, tempat wisata ini bisa terbilang cukup ramai, apalagi kalau akhir pekan ya,,,,gak kebayang deh.

Tempat ini sepertinya masih baru jadi semuanya masih baru juga. Ada tempat jual oleh-oleh dan saia beli beberapa jenis makanan (banyakan coklat sih) di store mereka. Yukk ke Nicole’s Park…

Happy New Year 2023

Selamat pagi di hari pertama tahun 2023 ini. Hari ini hujan deras turun membasahi bumi. Rencananya mau jalan-jalan ke mall menikmati suasanya tahun baru, tapi apa daya, mager banget karena hujan begini…hehe

Rencana traveling tahun ini mau kemana? Sebagai mahasiswa, jadi kudu pilah pilih jadwal libur nih, hehe…jadwal yang ada di bulan Januari sampai awal Februari, Akhir Juni sampai pertengahan Agustus dan pertengahan Desember. Sudah ada tujuan yang mau dikunjungi, tetapi tentu tiketnya mahal karena pas di musim liburan.

Semoga saja menemukan tiket murmer untuk sekedar traveling sebentaran gitu ya…Selamat tahun baru untuk kita semua, semoga di tahun ini segala harapan dan cita-cita kita dapat terkabul. Amin.

Cara apply visa Amerika (USA)

Selamat siang di hari Minggu yang cerah di bulan Desember ini. Akhirnya setelah selesai UAS dan segala kesibukan (haha) bisa nulis blog ini lagi. Seperti di post sebelumnya yang sudah diinfokan, kali ini saia akan cerita tentang pengalaman apply visa USA.

Cerita dulu ya asal muasal kenapa tiba-tiba saia kepikiran apply visa USA. Sebenarnya saia juga ga gitu niat-niat banget loh, hanya keisengan semata aja, isi-isi formulir DS 160. Isinya harus dalam keadaan hati yang tenang dan konsen yaa,,,haha…karena memang perlu waktu sekitar 30 menit untuk isi formulirnya. Isinya harus jujur ya dan memang apa adanya aja. Saat itu saia iseng isi dan ya udah, gak ngapa-ngapain lagi. Bayar aplikasi visanya sekitar USD 160 dan saat itu kurs sekitar 2,4 jutaan. Saia baru bayar beberapa hari kemudian. Kalau di persyaratannya, kirimnya itu ke Bank CIMB Niaga dan melalui teller (lebih lengkapnya silakan visit https://www.ustraveldocs.com/id_bi/id-niv-visaapply.asp . Dari awal karena saia gak niat, saia ga ada niatan juga ke Bank CIMB Niaga yang ada di bawah gedung kantor….haha….lalu bagaimana bayarnya? Saia bayar ke account Kedubes USA di Bank of Amerika melalui Neo Bank. Awalnya tuh sempet bingung pas disuruh input nomor referensi gitu, sampai saia tanya ke CS Neo Bank yang sepertinya juga ga paham. Akhirnya saia coba-coba sendiri masukin angka-angka yang ada berdasarkan feeling dan berhasil. Setelah bayar, langsung mikir…lahh ngapain juga ya bayar, kan iseng aja. Agak nyesel juga setelah bayar….hahahahahaha….

Setelah bayar, saia masukin jadwal interview di websitenya (bisa cek di link yang tadi saia share). Pas H-1 interview, saia berubah pikiran mau reschedule saja (karena batas waktu antar pembayaran dan interview bisa sampai 1 tahun), tapi gak bisa. Yasudlah, pas hari H saia akhirnya ke kedubes Amerika. Btw, jangan lupa untuk bawa foto ukuran 5×5 cm (saia waktu itu foto di studio foto di daerah Sabang). Waktu ke kedubes Amerika, saia lusuh banget, gak sisiran, ga bedakan, wkwkk….pokoke kucel banget deh, trus ga bawa apa-apa selain paspor baru (masih kosong), paspor lama, foto, surat bukti interview hari itu, bukti bayar, dan fotocopy ktp (2 terakhir yang sungguh tak berguna dibawa…haha). Saia lihat antrian, banyak banget yang keren-keren bajunya, bawa banyak dokumen, sedangkan saia hanya bawa tas kecil isi hp dan dokumen tadi pun dibawa ga pake clear folder tapi hanya dibawa gitu aja (bayangin si Doel yang lagi cari kerja trus bawa-bawa map digulung gitu, kalau saia ga bawa map, bawa kertas isi foto copy ktp, surat interview dan bukti bayar aja dan digulung gitu…haha).

Dokumen kita semua akan diperiksa sebelum masuk, lumayan lama juga karena yang ngantri banyak. Semua barang kita dicek dan dimasukkin ke semacam tray dan setelah itu masuk. Pas masuk, barang-barang tadi dicek dan hp harus disimpan, setelah itu kita dapat semacam kartu penyimpanan barang. Dari sini, masuk ke dalam lagi menuju tempat wawancara visa. Disuruh nunggu lagi, jadi saia nunggu sambil ngapit lembaran kertas itu…haha. Dari situ, kita masuk ke sebuah ruangan untuk dicek apa aja yang dibawa dan ngasih foto. Foto di-scan dan dibalikin lagi ke kita. Wahh, udah mahal-mahal biaya foto, dibalikin lagi…haha. Beneran dokumen yang dilirik cuman foto dan paspor baru aja.

Dari tempat scan foto tadi, ngantri di tempat wawancara. Ada 4 loket yang buka dari 5 loket. Saia lihat, yang paling kanan kyaknya baik tuh, jadi pengen di loket itu deh. Loket paling kiri saia lihat, wawancara detail banget, lama banget, dll gitu deh trus ujung-ujungnya kertas pink alias ditolak. Dalam hati, wah, jangan sampai di loket paling kiri itu deh, banyak banget pertanyaannya. Loket lainnya udah bolak balik beberapa orang, yang loket kiri itu, masih itu-itu aja orangnya.

Emang dasar ya, impian ga sesuai dengan kenyataan, saia kedapetan di loket paling kiri itu…haha….dia bicara bahasa Inggris dan saia jawab bahasa Inggris. Dia bisa bahasa Indonesia juga sepertinya. Kira-kira begini tanya jawabnya (95% bahasa Inggris ya). Oiya, saat itu suara saia kekecilan katanya, trus disuruh ke speaker, masih kecil juga, jadinya saia kenceng2 jawabnya supaya dia denger…. 😀

Interviewer (I)

Saia (S)

I – Kamu mau kemana ke Amerika?

S – Ke Disneyland, Universal Studio dan kemana saja orangtua saia mau

I- Kamu pergi sama siapa?

S – Orang tua

I – Kerja dimana? Berapa lama? Jadi apa di kantor?

S – Kerja di xxx, 5 tahun lebih, jadi xxxx

I – Wow…Great!

I – Kota mana yang pertama kali kamu mau kunjungi

S – California

I – Orang tua kamu sudah punya visa?

S – Belum

I – Kapan rencananya kamu mau ke Amerika

S – Saya sih maunya Desember ini, tapi mama saya sakit, jadi saya tidak jadi Desember ini

I – Jadi kapan kamu mau ke Amerika?

S – Saya belum tahu, tapi maunya sih April tahun depan kalau bisa

I – Jadi, kamu belum punya rencana yang pasti?

S – Belum

I – Jadi, kamu nanti berangkat berapa orang?

S – 3 orang

I – Mom, Dad….and….?

S- Me.

I – Wow, Nice!!!! (sambil mengeluarkan kertas putih)

Wahh saia senang sekali. Karena saia pilih untuk ambil sendiri di daerah Palbatu, dua hari kemudian saia di-sms bahwa paspor dapat diambil via RPX Palbatu. Yihaaaaa….Visa Amerika saia terpampang manis di paspor kosongku.

Maap ya ini ga bisa upload gambar, sepertinya karena sudah full storagenya, jadi kudu diupgrade dulu.

Visa Amerika

Selamat malam di hari terakhir di bulan November 2022. Saia dari bulan Oktober mengajukan iseng-iseng visa USA dan besok adalah jadwal wawancaranya. Bagaimana hasilnya? Besok yaa diceritain….haha….bikin penasaran kan 🤣🤣