Jalan-jalan asik ke Sentul

Selamat pagi menjelang siang. Minggu lalu, saia kembali lagi menjelajah Sentul untuk kedua kalinya. Tidak seperti Sentul yang pertama dimana apa yang bisa dijelajah, dijelajah, kali ini hanya jalan-jalan santai. Tempatnya pun masih sama seperti yang awal, tapi hanya sedikit, yakni ke Edensor Hills, Mandapa Kirana Resort dan Sawah Segar. Untuk foto-fotonya sudah ada di cerita terdahulu ya. Tadinya, mau ke curug Ciherang, tapi gak jadi dikarenakan satu dan lain hal. Sebagai pengganti curug Ciherang, saia dan teman-teman ke Cafe yang namanya Jatuh Hati. Cafe nya bagus ya dan jika turun lagi kebawah dari cafe itu, ada semacam sungai dan jembatan. Ada bendera Indonesia dan Korea gitu, tapi sayangnya pintunya tutup jadi tidak tahu ada apa disana.

Waktu saia turun menuju sungai, saia memang lihat ada tulisan loket tapi gak ada orangnya gitu. Jadi, setelah main sebentar di sungai, tiba-tiba didatangi petugas dan suruh bayar per orang 20 ribu. Jadinya, kita langsung pergi aja dari situ, karena secara tempat sih kyaknya ga worth it banget gitu bayar 20 ribu. Gak tau deh itu petugasnya mangkel atau gimana, tapi kyaknya sih gitu ya keliatan dari raut wajahnya.

Bukannya tidak mendukung pariwisata lokal, tapi bener deh, biasa aja suasana di sekitarnya dan sungainya juga ga bersih-bersih banget, bahkan ada sampah dimana-mana, jadi merasa sayang aja gitu bayar 20 ribu untuk sesuatu hal yang menurut saya “kurang”. Saia gak ada foto di tempat itu, tapi ada teman yang sempat foto karena petugas loketnya tiba-tiba muncul entah darimana.

Sekian cerita di bulan Desember 2021 ini. Semoga tahun depan keadaan lebih baik sehingga banyak cerita yang dapat diceritakan disini.

Camping di Gunung Bunder

Selamat siang menjelang sore di hari kedua dibulan November ini. Cuaca hari ini mendung seperti mau hujan. Tadi siang sih sudah hujan dan kemungkinan akan hujan lagi. Kali ini saia akan cerita tentang kemping ke Gunung Bunder tanggal 30-31 Oktober 2021 yang lalu. Kok bisa kemping? Ya bisa…hehe, rencanainnya juga hanya sebentar. Ada kegiatan yang diikuti, tapi saia gak akan cerita tentang kegiatannya ya, tapi akan cerita tentang kemping di masa sekarang ini. Udah lama juga ga kemping, ya kira-kira terakhir kemping itu di tahun 2017. Nih dia foto-fotonya :

Dibawah pepohonan ini ada tenda-tenda yang dibangun, tapi sengaja sih tendanya ga difoto, jadi pohon-pohonnya aja. Seger banget ya ngeliat pemandangan kayak gini

Pemandangan yang seger banget
Ini pintu masuk arah ke Curug, bayar 10.000 per orang
Pemandangan ke arah Curug juga
Masih episode pemandangan samping menuju Curug

Selama disini, hujan terus, bahkan deras. Waktu hari Minggu datang kabut yang cukup lebat, keren deh, udah lama banget gak ngeliat pemandangan seperti ini dimasa pandemik.Memang kegiatan jadi agak terhambat akibat hujan deras. Saia sendiri tidak sampai ke curug karena hujan dan kayaknya males gitu ngelanjutin naik ke atas, jadinya ya main-main di sekitar perjalanan saja, ada semacam curug kecil kali ya namanya, jadi bisa main-main disitu waktu hujan berhenti dan itu gak lama karena setelah itu hujan turun dengan deras lagi. Setelah menunggu lagi di salah satu warung di sana, akhirnya memutuskan untuk balik aja ke areal kemping.

Kebetulan saia lagi cuti, jadi ya seneng aja bisa melihat pemandangan yang suegerrrr banget. Oya, disini gak ada sinyal internet, jadi bagi yang ingin bersantai tanpa diganggu dengan gadget, tempat ini pas banget buat bersantai.

Siomay Dos Homemade

Selamat malam di hari ke-11 di bulan 10 tahun 2021. Kali ini saia cerita tentang siomay homemade. Masih pakai resep dari Chef Devina. Saia seneng re-cook Chef Devina karena simple, bahan-bahannya gampang didapat dan juga enak menurut saia yang pemilih makanan. Nih dia penampakan siomay dos nya :

Siomay dos dari dekat
Ini mentahnya
Warnanya emang kurang cakep tapi 👍
Kalau dibelah gini, tampangnya gak ok tapi maknyos
Sambelnya ini super pedes

Untuk resepnya bisa cek di youtube Chef Devina yaa. Yukkk cobain 😊

Mie Homemade

Selamat siang menjelang sore. Hari ini saia mau share pengalaman tentang membuat mie sendiri tanpa mesin. Jadi, sejak beberapa minggu terakhir entah mengapa, karena belum ada wacana untuk traveling di masa pandemik kali ini, saia jadi hobi nonton youtube tentang masakan. Salah satu youtube masakan yang saia nonton adalah youtube chef Devina yang pernah lomba di masterchef. Hingga suatu saat, saia niat untuk coba resepnya, yakni buat mie. Semua peralatan dan baham saia beli di marketplace (kecuali bahan yang sudah tersedia di rumah) dan beginilah penampakannya pada awal pembuatan :

Adonan mie

Setelah ngulenin dengan tenaga kuda dan tentu saja dibantu mama, maka saia potong-potong mienya. Emang dasar ga sabaran, mienya malah jadi kegedean kyak kwetiaw.

Potongan mie

Dari deket penampakannya kyak gini nih :

Tampak dekat

Ini buatnya pas saia lagi cuti. Emang niat banget kan sampe cuti segala buat bikin mie ini. Nah, mie ini ga langsung dieksekusi jadi makanan yang bisa disantap tapi disimpan dulu di kulkas.

Awal-awal ngadon, saia pakai proses yang didiemin semalaman. Besoknya pas mau diolah kan keras ya dan susah payah ngulenin, maklum saia imut-imut jadi tenaganya juga imut 😄

Pas ada waktu beberapa hari kemudian, nih mie dieksekusi jadi masakan ala ala :

Kwetiau homemade

Siapa yang masak? tentu saja mama!!! Hahahaha…

Resep untuk buat mienya bisa dilihat di youtube Devina ya dan saia buatnya ukurannya bener-bener seperti yang ada di youtube. Kalau kwetiau gorengnya itu bumbu khas mama.

Next saia akan cerita tentang pembuatan lainnya ya. Setelah mie ini, saia ada buat siomay dos dan ini juga resep dari Devina. Nanti akan saia ceritain. Stay tune ya 😊

HUT RI ke 76

Selamat Hari Ulang Tahun RI ke 76. Hari ini adalah hari kemerdekaan Indonesia tercinta. Karena hari ini adalah hari yang spesial untuk bangsa Indonesia. Di TV sekarang sedang ada upacara kenaikan Sang Saka Merah Putih. Ini adalah tahun kedua dimasa pandemik kita merayakan hari raya kemerdekaan.

Sampai saat ini, keadaan masih belum pulih, jadinya acara traveling pun belum pulih seperti sediakala. Walaupun belum sepenuhnya pulih, kita masih dapat melakukan hal-hal yang bersifat positif, contohnya membuat virtual video bersama teman-teman dan juga hal-hal lainnya yang dapat meningkatkan imun dan juga semangat. Mari kita terus menjaga protokol kesehatan dan berdoa semoga pandemik ini segera berakhir dan kita dapat kembali bercerita tentang dunia dan segala isinya.

MERDEKAAAAA!!!

Syarat Berwisata saat Pandemik

Selamat siang di hari Minggu yang cerah ceria ini. Sepi ya blog ini dengan cerita perjalanan. Kali ini saia mau sharing tentang berwisata selama pandemik. Sebenarnya saia punya rencana untuk keluar kota pada akhir Juni lalu, tapi melihat adanya pertumbuhan yang terinfeksi corona dalam beberapa hari terakhir, saia mengurungkan niat jadi lebih baik stay at home.

Saya baca-baca curhatan temen-temen yang ingin bepergian baik keluar kota maupun luar negri dan saia lihat memang banyak persyaratan yang harus diikuti. Salah satu syarat yang harus diikuti adalah sertifikat vaksin minimum vaksin pertama. Jadi, teman-teman, penting ya kita untuk vaksinasi.

Saia kurang tahu ya perjalanan dari luar negeri ke Indonesia itu bagaimana, karena seinformasi yang saia dapat, negara kita tercinta ini terkena red lines lah istilahnya ya karena memiliki tingkat pertumbuhan terinfeksi yang sangat luar biasa dalam beberapa waktu terakhir. Teman dan juga orang-orang yang saia kenal ada yang bepergian dari Indonesia ke luar negeri dan mereka aman-aman saja sih. Mungkin yang dilarang itu perjalanan dari Indonesia ke negara-negara tertentu yang melarang WNI datang bahkan transit di negaranya.

Jika teman-teman belum divaksin, mari kita vaksin supaya tercipta herd community lebih cepat. Kita pasti menginginkan dapat kembali berpetualang ke berbagai pelosok dunia kan, jadi yuk kita mulai menyembuhkan keadaan dunia dengan cara vaksinasi dan stay at home. Gak lama kok jika kita mau ikuti aturan yang benar. Cheers.

Virtual Tour

Selamat pagi di hari Jumat yang cerah ini. Pandemik masih saja berlangsung ya sampai hari ini dan memang untuk traveling seperti dulu masih belum bisa dilaksanakan. Lebih baik kita menjaga kesehatan, patuhi prokes dan juga stay at home.

Bagi para traveler, pastinya merasakan rasa bosan karena tidak dapat menjelajah dunia lagi, tapi sekarang ini ada yang namanya virtual tour loh. Beberapa waktu lalu, ada yang nge-post tentang virtual tour ini dan saia mau ikutan tapi kelupaan…haha….kyaknya seru juga ya virtual tour untuk mengatasi keinginan akan traveling. Yuk, yang punya cerita tentang virtual tour, bisa bagi-bagi informasi.

Virtual tour ini kalau saia lihat iklannya tuh, bener-bener menjelajah tempat-tempat yang keren-keren dan kita tetap di rumah seolah-olah beneran ke tempat itu. Selain tempat-tempat wisata, ada juga teman yang kangen suasana suatu tempat dan kebetulan ada teman yang sedang atau tinggal disana sehingga dimulailah virtual tour ala ala.

Zaman semakin lama semakin berkembang sampai traveling pun juga ada virtual nya 🙂

Pantai di PIK 2

Waktu Rabu minggu lalu atau tepatnya menjelang lebaran, saia jalan-jalan ke pantai pasir putih yang ada di PIK 2. Saia kesana sampai dua kali, yakni hari Rabu menjelang Lebaran dan hari-H Lebaran. Di hari pertama sih ga begitu ramai dan tidak begitu macet, tapi di hari Kamisnya, wuihh, banyak bener orang yang datang kesini. Ini salah satu contoh keadaan di waktu sore menjelang malam.

Suasana sore menjelang malam

Saia dan keluarga datang kesini sampai sekitar jam 7 malam gitu. Disekelilingnya ga ada pedagang ataupun restoran ya, karena kami ke pantai yang agak jauhan dari tempat makan gitu. Ini pantai reklamasi jadi pasir putihnya itu ga lengket gitu deh. Kesini juga gratis, jadi bisa liburan murmer.

Suasana di malam hari

Tempat parkirnya juga sangat luas. Bisa sepedaan juga. Oiya, disini gak boleh main layangan (waktu itu ada ngeliat orang yang main layangan) tapi ditegur gitu karena lintasan udaranya adalah lintasan pesawat. Waktu saia kesini memang sering banget ngeliat pesawat wara wiri di langit.

Parkirannya

Kalau saia lihat temen-temen yang liburan selama liburan Lebaran kemarin, rata-rata pada pergi ke tempat ini loh….karena kan gak bisa mudik juga, ke Ancol pastinya ramai pakai banget dan juga tempat-tempat wisata lainya dan kesini bisa jadi pilihan loh.

Suasana di siang hari menjelang sore

Liburan murah meriah di Jakarta dengan suasana yang asyik banget buat keluarga atau bersantai bersama teman, cobain deh ke pantai pasir putih yang ada di PIK 2.

Ah Poong, Sentul

Selamat sore di bulan April yang cerah ini. Di hari ke-8 di bulan ke-4 ini, kembali saia cerita tentang Sentul…hehe, belum move on dari Sentul nih. Kali ini saia cerita tentang tempat yang bernama Ah Poong. Tempat ini sih mirip-mirip floating market, tapi ya tapi gak gitu mirip-mirip banget juga…hehe

Ah Poong

Disini ga ada tiket masuk ya, jadi gratis aja. Banyak juga mainan anak-anak disini. Selain itu, ada jembatan juga yang menghubungkan dari tempat masuk ke dalamnya.

Setelah foto jembatan ini, banyak orang lalu lalang, untung waktu difoto sepi

Jembatan di atas itu menghubungkan ke tempat-tempat makanan, mainan, dll. Dibawahnya sungai. Saat itu, sungainya kering gitu loh, jadi batu-batunya kelihatan dan gak ada juga kapal berseliweran.

gambaran sungainya

Intinya sih, saia gak lama-lama banget disini, karena hunting tempat lain yang mau dikunjungi. Suasana sepi mungkin karena hari kerja ya.

Villa Aman D’sini

Selamat siang di hari yang cerah tapi sepertinya sebentar lagi akan mendung ini. Masih cerita tentang wisata di Sentul ya. Kali ini saia akan cerita tentang sebuah villa yang bernama Villa Aman D’sini. Disini pemandangannya bagus banget, salah satunya ini :

Ini view lagi gerimis loh

Disini biaya masuknya itu 50rb dan bisa dituker sama makanan dan minuman juga. Jadi, intinya ya kalau beli pas sesuai dengang tiket masuk, jadinya tiket masuknya gratis lah yaa.

Ini Kolam renangnya

Waktu kesana, masih ada yang baru dibangun villanya, jadinya ada tukang yang lagi ngecat gitu deh.

Pemandangannya
Jalan yang ada di villa

Seru nih kalau jalan-jalan bareng keluarga. Waktu disini, nyobain sate ayam, fish and chips serta minuman lemongrass tea. Lumayanlah.

Fish and Chips. Satenya ada disebelah sana…hehe
Lemongrass tea. Ini minuman punya temen, saya numpang minta fotonya aja…hehe
Ini ada disana juga, buat foto-foto gaya-gayaan aja

Ayo, bawa keluarga, teman, saudara, tetangga atau siapapun ke sini. Seru juga loh dan pemandangannya super cakep deh.