Swiss, Negara Impian yang Tergapai

Hulaaaa…..kembali lagi dengan saia disini. Ini adalah kisah paling menarik menurut pandangan saia. Swiss atau Switzerland adalah negara impian sejak kecil. Tidak menyangka Tuhan mengizinkan saia untuk menggapai negeri impian ini 20 tahun sejak saia menggantungkan impian. Ya, setelah 20 tahun, Tuhan membuat saia menginjakkan kaki di tanah negara yang bernama Swiss.

Disini tidak mungkin tidak tersedia foto-foto menarik seperti cerita-cerita yang lalu karena saia mau menceritakan Swiss ini terbagi atas 2 kota yang saia singgahi yakni Engelbert Mt. Titlis, Engelbert, Switzerland dan Lucerne (Luzern) Lucerne, part of my journey.

Swiss adalah negara kecil yang sangat indah dengan mata uang Franc Swiss (CHF), salah satu mata uang yang kuat. Nilai tukarnya beda tipis dengan Euro. Di Swiss apapun mahal tidak ada yang murah bagi saia sang wisatawan pas-pasan. Melihat Swiss, saia bener-bener terkagum-kagum, gak nyangka aja impian seorang anak kecil di tahun 90an yang lalu bisa jadi kenyataan. Saia menginjakkan kaki di SWISS…iyahh…SWISS!!!

20161016_091934
Pemandangan di negara Swiss
20161016_104130
Hijaunya pegunungan di Swiss
20161014_152906
Tanahnya hijau yang sangaaaatttt luaaasss
20161015_165738
Suka banget sama pemandangannya

Banyak banget foto-foto kerennya. Seperti biasa, gak bisa semuanya ditampilin di halaman blog ini dikarenakan keterbatasan…hehehehe…alesan ajaaahh :p kalau mau tau lebih lengkapnya bisa liat di facebook saia sepert biasa.

Tidak banyak kehidupan yang saia lihat karena keterbatasan waktu di Swiss. Saia tidak tahu sekolah, rumah sakit ataupun kegiatan orang-orang di Swiss. Jika suatu saat nanti saia diijinkan kembali untuk mengunjungi negara impian saia ini, pastinya saia akan sangat bersuka cita dan ingin explore lagi dan lagi sendi-sendi kehidupan di Swiss.

Swiss terkenal bankir yang TOP dimana negara ini melindungi aset kekayaan siapapun yang menyimpan harta kekayaannya di negara kecil mungil ini. Negara ini sangat kaya, teramat kaya menurut penilaian saia. Suasana juga damai, sepertinya kehidupan begitu tenang dan tidak ada gangguan apapun.

Bulan Oktober adalah musim gugur. Udara cukup dingin bagi saia sang manusia tropis. Berhubung saia sangat bahagia jika di daerah dingin, tidak ada kesulitan beradaptasi yang berarti untuk saia. Walau hanya singkat tapi banyak hal yang saia pelajari dari negara kecil ini.

Negara kecil yang kaya dan makmur. Penduduknya hidup teratur dan tenang. Tidak ada keributan atau huru hara. Tidak ada kemacetan ataupun polusi kendaraan. Udara sangat sejuk dan bersahabat. Benar-benar negara impian yang sangat saia impi-impikan.

Swiss. Negara tempat cita-cita keluar negeri pertama keluar dari pikiran kecilku. Negara pertama yang dulu hanya ada dalam angan-angan. Gak nyangka ternyata angan-angan itu bukan sekedar angan-angan belaka tetapi benar-benar terjadi.

Swiss terkenal dengan banyaknya organisasi internasional seperti PBB bermarkas di negara ini. Pengen juga sih sebenernya melihat kota Jenewa or Geneva yang terkenal itu, tapi tak mengapa. Waktu itu kalau saia tidak salah ingat sih, tour masih lanjut ke Geneva, tapi karena saia n temen-temen akan melanjutkan perjalanan ke Italy, maka kami pindah ke tour yang lain.

SWISS. Tak menyangka saia dapat menginjakkan kaki di bumi SWISS. Tuhan mendengar angan-angan seorang anak kecil menjadi nyata. Waktu 20 tahun mungkin waktu yang lama bagi sebagian orang. Tapi menurut saia, menunggu 20 tahun itu adalah waktu yang tepat yang Tuhan tunjukkan bagi angan-angan anak kecil yang selalu memiliki harapan.

Advertisement

Salzburg, Kota Sang Maestro

Setelah beberapa bulan yang lalu telah membahas negara Austria yang cantik, ceritanya bisa dilihat di Si cantik Austria sekarang saia akan membahas kota sang maestro musik klasik, yaitu Mozart. Nama kota eksotik nan klasik itu adalah Salzburg. Sejak pertama menginjakkan kaki di bumi Austria, saia langsung falling in love dengan dua kota di Austria, Salzburg salah satunya.

20161014_151755
Perjalanan menuju Salzburg

Salzburg memiliki pemandangan yang cuakeeeppnya itu pooollll deh…salah satunya nih…

20161014_142848
Salzburg, kota yang sangat amat cantiiiikkkkk

Bangunan yang ada di Salzburg ini khas Eropa banget….ya iyalaahhh, wong adanya di Eropa…xixixii…bangunannya keren-keren, arsitekturnya itu kayak dibuat dengan cerita yang unik dan memiliki ciri khasnya, pokoke bener-bener keren banget deh.

 

20161014_143351
Salah satu bangunan yang ada di Salzburg. Sepertinya sih ini bagunan rumah yaa…

Karena Salzburg ini kota sang maestro, maka saia juga berkesempatan untuk mengunjungi rumah sang maestro di Salzburg ini. Yuk mari kita bercerita melalui gambar-gambar berikut. O iya, sebenernya di rumah Mozart, sang maestro musik klasik ini gak boleh foto-foto. Ada gambar dilarang memotret juga di tembok. Tapi ternyata saia badung dan beberapa wisatawan lain juga badung. Curi-curi kesempatan buat foto-foto. Ya iyalahhh, jauh-jauh dari negara Asia yang kaya raya seperti Indonesia datang ke Salzburg masa ga ada kenangannya sih??? hehhee *membela diri. Tiket masuk ke museum Mozart ini kalau gak salah ingat sih sekitar 10 euro, tapi kalau rombongan minimum 10 orang kena per orangnya itu sekitar 8 -8,5 euro (lupa). Lumayan kan….Euro mehong bo’ jadi 1 euro pun berharga banget, apalagi buat sang pemimpi seperti saia yang mau menjelajahi dunia dengan seirit mungkin…hehehehee

20161014_122757

nih di depan Mozart museum

20161014_122951
Selpieh di depan Museum Mozart. Museum Mozart ini adalah rumah dari Mozart looh.
20161014_123637
Ini surat dari Mozart kepada istrinya atau adiknya gitu. Silakan dibaca yaaahh…
20161014_131132
Ruang makan di rumahnya Mozart. Gak boleh melewati garis alias tali penghalang jadinya ya cuman bisa difoto dari jauh aja
20161014_125125
Salah satu karya Mozart. Judulnya apa yahh??? gak tau juga deh, liat aja sendiri di kertasnya kalo kelihatan….hihihihii…maklum, namanya juga sembunyi-sembunyiy pas mau foto…hehe
20161014_125019
Piano sang maestro. Udah jadul banget yak, gak boleh dipegang. Waktu itu saia pegang kyaknya,,,,lupa juga sih…tapi kyaknya pegang deh…hehe
20161014_141457
Schubert, salah satu maestro yang juga gak asing untk orang-orang yang tahu musik klasik
20161014_141445
Gereja yang saia temui di Salzburg

Di Salzburg juga ada tembok cinta kyak di Korea gitu. Tempatnya di jembatan yang luaaasss banget, pemandangannya juga cakeepp banget, adem banget deh.

20161014_142628

nih gembok cintanya

20161014_142712
Bergaya di depan tembok cintanya Salzburg
20161014_142543
Potoan lagi di depan bendera…gak depan-depan banget sih….yang penting kelihatanlah yaa benderanya
20161013_151129
Ini dia tugu Mozart
20161014_142845
Kereeeeeeeeennnnn banget yahhh….asliiiiiiiii bener-bener cakep banget…banget dan bangeeetttt dehhh

Mari kita lihat-lihat ada apa aja di Salzburg. O iya, berhubung ingatan saia kadang-kadang rada error dan lupa ini dimana, jika nanti para pembaca ada yang tahu saia salah naro foto, comment aja yaa…

20161014_075700
Pas nunggu bis, ngeliat ada bangunan terpapar sinar matahari sehingga jadi keemasan gitu, langsung deh saia poto….entah apa nama bangunan ini
20161014_121836
Liat foto ini jadi gak kepengen pulang deh ke Jakarta. Foto ini salah satu yang membuat saia fall in love dengan Austria
20161014_121834
Cakeeeeeeppppppppp

Sebenarnya masih banyak lagi sih foto-foto menarik tentang Salzburg, apalagi yang ada di rumahnya Mozart, cekidot langsung ke fb saia aja kali yahh…hehehe…fotonya dibikin dua album (bukan hanya Salzburg sih) dan itu ada ribuan. Disini saia post beberapa yang merupakan favorit saia dan sepertinya ok klo dimasukin ke blog….hehehehe…

Masihhhh banyak cerita tentang Salzburg. Cerita di blog saia ini hanya sebagian kecil dan bahkan tidak ada artinya dibandingkan dengan Salzburg yang sebenarnya. Jika suatu saat nanti saia diijinkan kembali, pastinya saia akan kembali lagi ke tempat ini. Semoga menjadi kenyataan…amiiinnnn 🙂

Si kecil yang kaya, Liechtenstein

Pasti nggak semua kenal dengan negara kecil penghuni benua biru antara Swiss dan Austria ini. Nama negara kecil ini adalah Liechtenstein. Saia sendiri sebenernya udah kenal nama negara kecil ini sewaktu SMP kalau ga salah yaa….kalau saia lihat di buku pintar seri Senior kala itu, negara kecil ini adalah negara yang sangat kaya, memiliki sumber penghasilan dari prangko. Waktu dulu baca-baca mengenai negara ini, negara ini tidak memiliki sumber daya seperti Indonesia yang sangat amat kaya. Dulu itu saya membayangkan, kok bisa ya ada negara yang bisa hidup dari filateli prangko gitu. Daaaannn yang bikin saia takjub ketika membaca buku pintar seri senior itu, tingkat baca tulis negara ini 100% yang artinya tidak ada yang buta huruf!!!! woowwwwwwwww….makin takjub aja sama negara kecil satu ini.

20161015_103919
Pusat kota Liechtenstein

Negara Liechtenstein itu mata uangnya Franc Swiss, tapi disini bisa juga loh bayar pakai Euro. Klo menurut saia sih, harga-harga barang di negara kecil nan kaya ini sangat mahal. Kalau misalnya di negara Eropa lainnya saia beli semacam wine glass tulisan negara itu sekitar 4-4,5 euro, kalau di sini bisa mencapai 7 euro!!! Saia juga beli coklat Swiss disini dan untuk 4 jenis coklat harganya bisa mencapai 100 USD…kenapa saia bilang mencapai 100 USD, karena saia tuker 100 USD ke Franc Swiss dan hanya sisa sekitar beberapa keping Franc Swiss yang jika dirupiahkan mungkin hanya sekitar 20rb Rupiah….miriiiiisssss….hehe

20161015_104746
Begaya di depan toko souvenir dan coklat Swiss

Tingkat kesejahteraan di negara kecil ini sangat tinggi. Dari segi pendapatan juga tinggi sepertinya, terlihat dari mahalnya barang-barang yang dijual di kota kecil ini. Negaranya tenang banget, pokoke bener-bener sepi deh.

Berkeliling dunia melihat hal-hal baru. Melihat hal-hal yang dulu hanya ada dalam buku. Bermimpi pun tidak pernah untuk melihat negara kecil ini. Dalam pikiran kecilku dulu, negara ini adalah sebuah negara yang terletak di puncak gunung yang hijau, dimana kedamaian ada di sana. Negara ini sepertinya memiliki kekerabatan yang dekat dengan Austria dan Swiss sehingga kedua negara ini dapat menjadi benteng pertahanan untuk negara kaya yang kecil ini.

Liechtenstein, negara yang pada saat pertama kali mendengarnya seperti tidak percaya. Tidak percaya ada negara yang bernama Liechtenstein di dunia ini. Kagum ada negara kecil yang penghasilannya dari prangko dan hal lainnya yang bukan sumber daya alam sangat amat kaya. Surprise ada negara yang 100% bisa baca tulis dan hal-hal lainnya yang menakjubkan.

Lihatlah lebih dekat, maka kita akan tahu. Tidak pernah bermimpi. Tidak pernah masuk dalam catatan perjalanan yang akan dilalui, tapi Tuhan mengijinkan saia untuk menginjakkan kaki di negara yang hanya sekilas saia baca ketika SMP dulu.

Jika Tuhan saja membuat saia bisa menginjakkan kaki di tempat dimana saia tidak pernah memimpikannya, apalagi dengan mimpi-mimpi yang disertai doa? Niscaya Tuhan akan mengabulkannya. Mungkin bukan hari ini, mungkin besok dan mungkin juga lusa. Yakinlah, bahwa rencana-Nya lebih indah dari apa yang kita pikirkan.