Alun-alun Selatan Keraton

Selagi masih ada waktu, nulis lagi deh kelanjutannya nih. Kali ini saia akan ajak untuk melihat Alun-alun Selatan Keraton Jogja. Tempatnya itu luas kyak lapangan dan emang lapangan sih. Ada sepeda hias, lucu banget, sepeda tapi bentuknya dimodifikasi kyak mobil.

28156234_141740909973256_4025388279187636224_n
Suasana sore di Alun-alun Selatan Keraton

Di Alun-alun Selatan ini, ada dua pohon beringin yang mitosnya kalau kita ditutup matanya dan berhasil ngelewatin pohon beringin kembar itu, niscaya permintaan kita akan dikabulkan. Selain itu, siapapun yang berhasil melewati beringin kembar itu, hatinya bersih kalau gak berhasil hatinya berarti gak bersih.

Awalnya saia sih males ya untuk ikutan. Saia duduk aja sambil makan es krim fenomenal. Es krimnya dibeliin sama si Orat, kalo beli sendiri kyaknya males juga buat nyobain….hahahahaha….

27581137_417999028629288_1776515687578075136_n
Ini dia es krim yang katanya fenomenal itu

Saia sendiri juga gak tahu, fenomenalnya kenapa, menurut saia sih biasa aja. O iya, mama dan Orat entah pergi kemana, datang-datang si Orat bilang “coba deh ngelewatin beringin, gw berhasil loh”. Awalnya saia males lah ya, tapi karena si Orat semangat banget promosiin, ya udin saia coba deh. Ada tempat penyewaan tutup mata sebesar Rp.5000. Saia coba sekali dan berhasil!!!! mama coba sampe 4 kali, belum berhasil, baru deh yang ke-5 kali berhasil. Kata Orat, tadinya saia udah melipir ke kanan tapi entah mengapa malah balik lagi. WOW, saia sih ngerasanya jalan lurus terus. Cobain deh buat seru-seruan.

Setelah dari Alun-alun, balik ke hotel. Dalam perjalanan menuju hotel, ngelewatin Alun-alun Utara Keraton yang super sepi. Ada beringin kembar juga, tapi kata driver saia, mitosnya hanya ada di Alun-alun Selatan aja. Begitulah kira-kira.

 

 

Gereja Ayam

Lanjutttt lagi aja lah yaaa….hehhee..kali ini saia akan bercerita tentang Gereja Ayam. Sebenarnya lagi-lagi karena film AADC2 tempat ini banyak dikunjungi wisatawan. Cerita dari tour guide yang ada disana, dulu itu sebenernya ada seorang karyawan yang bernama bapak Daniel yang mendapatkan mimpi gitu. Bapak Daniel ini bekerja sebagai karyawan di perusahaan rekaman BASF. Dia mimpi sampai dua kali, yakni membangun sebuah gereja di atas gunung. Untuk ukuran tahun 90an, bangunan ini pastinya memerlukan biaya yang besar sekali, untuk ukuran milenial juga sih, pokoke keren banget deh yang bangun ini. Disini ada foto-foto tentang peletakan batu pertama gitu juga. Karena adanya protes dari warga sekitar, jadi bangunan ini dijadikan rumah doa bagi seluruh umat beragama. Kegiatan-kegiatan keagamaan juga bisa dilakukan disini. Jadi, intinya bangunan ini ya bangunan umum, bukan gereja. Awalnya, pembentukan bangunan ini adalah burung merpati, tapi ternyata malah mirip ayam, jadilah disebut gereja Ayam.

 

28151810_204573963432193_4780600244591132672_n
penampakan gereja Ayam dari depan

 

27891398_577924802561525_5373739518841061376_n
penampakan gereja Ayam dari belakang

Dulu sebelum terkenal, masuk ke gereja Ayam ini gratis. Setelah syuting AADC2 jadi ada iuran masuknya, 3rb, 5rb, 10rb dan terakhir saia ke sana 10rb. Iuran ini digunakan juga untuk membiayai pusat rehabilitasi yang bernama Bukit Rhema. Begitu kira-kira kata tour guide nya. Kita juga akan dapat kupon snack gitu yang bisa diambil di cafe di belakang bangunan. Snacknya berupa singkong goreng dan singkong gorengnya enak dan lembut. Banyak jajanan lainnya di cafe itu, jadi yang berminat untuk santai-santai sambil makan, bisa mampir ke cafe ini.

 

28151917_477233909341654_897277358862499840_n
Dari atas gereja Ayam

 

27878115_149330315749120_8522204104498348032_n
gegayaan

Untuk masuk ke dalam, harus melewati beberapa tangga dan untuk tangga terakhir harus nunggu antrian. Jadi ada semacam loteng gitu atau pintu masuk yang kecil dan hanya muat satu orang. Di atas bangunan sendiri dibatasi jumlah pengunjungnya, kalau gak salah 7 orang deh karena atasnya ga begitu luas.

Saia sebenernya tahu tentang gereja Ayam ini bukan karena AADC2 loh. Sejak kecil pernah denger ada tempat yang namanya gereja Ayam. Saia kirain tempatnya ada di Jakarta, karena pernah denger juga nama tempat di Jakarta “gereja Ayam”.

Tempat ini menarik dan ok banget dikunjungi. O iya, sebagai informasi, jika bawa mobil, maka mobil diparkir di bawah dan dari bawah menuju bangunan ini menggunakan Jeep karena jalannya nanjak tajem gitu. Yukk mareeee berkunjung.

 

 

 

 

Punthuk Setumbu

Selamat siang….selesai makan siang saia jadi inget masih punya utang cerita nih. Kali ini saia akan cerita tentang tempat yang bernama Punthuk Setumbu. Tempat ini menjadi terkenal sejak film AADC2. Punthuk Setumbu juga dikatakan sebagai nirwana sunrise alias surga matahari terbit. Khusus ke Punthuk Setumbu ini, saia menggunakan jasa tour one day biar ga ribet. Dijemput dari hotel di Jogja jam 4 pagi dan meluncur ke tempat ini. Jaraknya lumayan jauh juga dan memerlukan waktu kurang lebih satu jam menuju tempat ini dari Jogja.

Untuk mendapatkan sunrise yang bagus, ada jalan yang harus dilalui. Untungnya jalanannya juga sudah beraspal. Setelah jalan beraspal itu, naik tangga sampai menuju puncak tempat banyak orang menunggu datangnya sang mentari pagi.

 

27581211_151953565493560_4665831249493884928_n
ini dia tempatnyaaaa

 

27579901_1178446152285919_7198915751363739648_n
penampakan sunrisenya begini 

 

28150964_156583945002211_6373621224043446272_n
ini masih jam 5an pagi loh, keliatan udah terang banget yaa

 

28153887_166283107488285_3850476672360906752_n
yihaaaaaaaaa

Sebenernya kepengen fotoan lagi dengan gaya-gaya lain, tapi antri. Kasih kesempatan buat pengunjung lainnya lah klo begitu kan yah. Tempatnya rame banget dan ternyata banyak orang yang niat datang pagi untuk mendapatkan sunrise.

 

27892716_1983969658592264_1727057455537455104_n
masih edisi sunrise

Sekian cerita saia tentang Punthuk Setumbu ini. Kalau bukan karena AADC2 ga akan pernah tau ada tempat yang bernama Punthuk Setumbu. Berterima kasihlah pada AADC2….hihihihi