Museum Doraemon

Selamat siangggg…kali ini saia akan menceritakan tentang kunjungan ke Museum Doraemon. Beli tiket museum Doraemon ini di sebuah mesin di Lawson. Tulisannya juga tulisan Jepang semua, tapi saia sudah print petunjuk untuk beli tiket tersebut dari sebuah website. Awal-awal rada-rada bingung gitu, terus minta tolong petugasnya. Petugas Lawson gak ngerti bahasa Inggris, pakai bahasa tarzan dan aa uu deh gak karu-karuan…wkwkkwk…awalnya milih jam 12 siang dan ternyata sold out. Dari gerak gerik si petugas Lawson, dia bilang klo holiday itu sold out, saia gak percaya. Saia utak atik aja tuh mesin, tau deh pencet sana sini aja asal-asalan. Walaupun saia gak bisa bahasa or baca tulisan kanji Jepang, tapi saia agak-agak punya telepati yang dapat membaca tulisan kanji itu….wkwkkwk…saia pencet aja jam 2 pm dan teryata masih ada. Si petugas juga kaget dan manggut-manggut gitu…harga dewasa 1000 yen dan dibayar di kasir Lawson. Si petugas lalu ngeprint tiket dan tanda bayar dia simpan.

Kami bertiga (yang lainnya ga ikutan) akhirnya berjalan menuju Shibuya (ini waktu mau ketemu temen dan fotoan di Hachiko). Dari Shibuya naik kereta ke arah Odakyu-Odawara dan turun di Stasiun Noborito. Sesampainya di Noborito, turun tangga trus bingung mana nih bis yang katanya ada gambar-gambar Doraemon yang akan mengantar sampai museum. Saia lihat ada semacam tempat alias ruangan berkaca gitu, saia pikir itu information center. Sempat baca ada tulisan “care” gitu sebelum saia masuk ruangan itu. Ternyata itu semacam klinik kecantikan…wkwkwkk…petugasnya baik banget, sampai keluar dan nunjukkin bis yang dimaksud. Ongkos bis Doraemon sekali jalan 210 yen dan bisa dibayar pake Suica. Kalau Suica gak cukup, tinggal bayar kekurangannya aja di dalam bis.

30738537_10156662369369411_8791534541488521216_n
Bis yang antar jemput menuju dan dari Museum Doraemon

O iya, jangan lupa ya. Kalo misalnya ambil jam 14.00 alias 2pm harus datang setengah jam sebelumnya karena super ngantri ya. Sambil ngantri, sambil foto-foto sih. Di dalam museum gak boleh foto-foto. Dikasih semacam hp kecil untuk mendengar penjelasan tentang museum. Ada berbagai macam bahasa seperti bahasa Inggris, Jepang dan Korea.

Itulah foto-foto yang berhasil dijepret. Posisinya ada di luar pintu masuk. Jadi, ngantri sekalian jepret sana sini. Banyak banget anak kecil bersama orangtuanya kesini. Ada juga orang dari Indonesia dari oma-opa sampai paling muda.

Di museum Dorameon juga ada toko yang jual souvenir. Saia gak beli apa-apa karena menurut saia harganya mahal yah.

30729176_10156662368909411_6664593296863526912_n
Ini jepretan di dalam, di playground bukan dalam museumnya

Setelah menyusuri museum, duduk-duduk di playground. O iya, di museum ini terdapat berbagai kisah Doraemon dan juga komik pertama yang ditulis. Ada semacam film hologram juga, pokoke keren deh. Dapat tiket untuk nonton di studio gitu, cuman ga dipake karena pastinya kan bahasa Jepang dan kita pada ga ngerti.

Apakah ada lagi yang terlupa???

30738928_10156662368734411_3655179905206845440_n
Dorayaki

Yaaaaaaaa…dorayaki, makanan kesukaan Doraemon. Saia beli dorayaki ini seharga 220 yen ya klo ga salah inget. Rasanya gimana? biasa aja sih menurut saia. Saia pikir ada rasa coklat or keju gitu, ternyata hanya ada 1 rasa aja, yaitu red bean. Saia gak gitu suka red bean, jadi saia bilang ya biasa aja.

Pulangnya nungguin bis Doraemon pink lagi, tapi yang ada malah bis ini :

30712708_10156662369194411_2735806052002955264_n
Bis Doraemon

Saia sendiri gak tau sih bedanya bis ini dengan bis Doraemon pink yang pertama kali dinaiki. Setelah lihat orang-orang pada meluncur ke kanan, kami ikutan. Tapi, kok masuk perkampungan gitu? Nanyalah sama orang yang lewat, dianterin sampai mau nyebrang loh. Ternyata ya harus balik lagi ke tempat semula sambil nunggu bis pink itu lagi…hehe…gak lama datanglah si bis pink yang membawa kami kembali naik train menuju Shinjuku. Di Shinjuku cuman bentaran dan balik lagi ke tempat tadi pagi ke Shibuya karena temen-temen saia mau pada belanja-belanji di sana.

Advertisement

Published by

My Journey My Story

Hobi menulis, traveling dan membaca buku. Memiliki cita-cita melihat berbagai bagian dunia dengan lebih dekat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s